ORDER NOW

Agar Tetap Fokus Berkendara, Perhatikan Hal-Hal Berikut

Saat mengendarai motor atau mobil pastinya si pengendara harus berkonsentrasi penuh. Dua hal utama itu adalah gangguan dari luar maupun dari dalam. Seperti misalnya iklan-iklan yang terpasang di pinggir jalan merupakan salah satu contohnya.

“Intinya satu, hindari semua gangguan. Gangguan itu apa aja, gangguan dari dalam dan dari luar. Dari dalam kitanya sendiri, mental kita penggunaan HP dan lain sebagainya dari luar macam-macam dari luar ada juga statis dan dinamis,” jelas Senior Instruktur Road Safety Agent, Poedyo Santosa di Jakarta.

Gangguan mental misalnya si pengendara terlalu memikirkan pekerjaan yang belum selesai, menghadapi ujian, berantem dengan kekasih itu bisa membuat pengendara tidak fokus.

Jangan salah, sistem hiburan di dalam mobil pun juga bisa mengganggu konsentrasi si pengendara. Tujuan dibuatnya sistem hiburan pada mobil adalah untuk si penumpang bukan untuk pengendara.

“Penggunaan entertainment hati-hati, car entertainment itu untuk penumpang bukan untuk pengemudi,” tuturnya.

 

https://oto.detik.com/tips-and-tricks/d-3513118/agar-tetap-fokus-berkendara-perhatikan-hal-hal-berikut

 

Berkendara Hemat BBM, Begini Caranya

Hematnya bahan bakar pada sebuah mobil atau motor juga dipengaruhi dari cara si pengendara mengendarainya dan juga bagaimana kendaraan itu dirawat. Beberapa perilaku pengendara ini bisa diterapkan agar mobil hemat BBM.

Yang pertama panaskan kendaraan maksimal 3 menit sebelum berkendara. Kemudian juga posisi duduk harus benar agar kita tidak mudah lelah.

RPM pun harus dijaga di angka 2.000-2.500 saja, tidak perlu sampai mesin meraung.

“Penggunaan RPM cukup 2.000-2.500 saja nggak perlu sampai 4.000,” tutur Senior Instruktur Indonesian Road Safety Agent (IRSA), Poedyo Santosa di Jakarta.

Penggunaan RPM juga disarankan rendah pada saat gigi tinggi. Lepaskan gas sesaat sebelum berhenti, biarkan kendaraan bergulir akibat daya dorongnya.

Soal perawatan, kendaraan harus menggunakan oli yang sesuai. Karena jika tidak bisa membuat mobil berat untuk dikendarai sehingga konsumsi BBM lebih besar.

“Kebanyakan mobil-mobil sekarang engine sudah dibuat presisi sehingga oli tidak perlu oli kental, kalau pakai oli kental kan jadi berat, otomatis konsumsi BBM-nya jadi boros,” jelasnya.

Kita juga bisa mematikan mesin terlebih di saat menunggu.

https://oto.detik.com/tips-and-tricks-mobil/d-3513183/berkendara-hemat-bbm-begini-caranya